Di tengah isu wabah virus Covid-19, Prosedur Pengajuan  Surat Perintah Membayar (SPM) dibuat lebih sederhana, hal ini disampaikan oleh KPPN Bondowoso dalam rapat melalui Video Converence (Vidcon).  Kepala KPPN Bondowoso Edy Purwanto menyampaikan bahwa penyederhanaan ini bertujuan untuk optimalisasi layanan terutama dalam penanggulangan Virus Covid-19.. Rapat yang digelar pada hari Senin (6/4) pagi itu memuat materi tentang Petunjuk Teknis Implementasi Kartu Kredit Pemerintah (KKP) Tahun 2020. 

Dalam dialognya Edy menyampaikan upaya optimalisasi penggunaan KKP oleh Satker serta evaluasi pengajuan SPM dalam kondisi wabah Covid-19, yang mana untuk pengajuan SPM dibatasi dengan maksimal 50 SPM setiap harinya untuk semua Satker, Skala prioritas telah dibuat. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari antrian. KPPN Bondowoso akan memprioritaskan berdasarkan jenis SPM yakni untuk awal bulan diutamakan SPM belanja Pegawai sedangkan GU dan lainnya diusahakan di pertengahan bulan. Namun, pengajuan SPM untuk penanggulangan virus Covid-19 diutamakan.

Vidcon yang berlangsung sejak jam 10 pagi ini dihadiri oleh Ulfiningtyas selaku KPA, Domenicus Widji Nugroho selaku PPKom dan Nur Aliyah selaku Bendahara KPU Kabupaten Probolinggo. “ Dengan adanya pembatasan pengajuan SPM kita akan upayakan on-time dalam pengajuan SPM agar operasional perkantoran tetap berjalan dengan baik" ucap Nur Aliyah.

Berita Terbaru 

Redaksi Website

KPU Kabupaten Probolinggo

Jl. Raya Panglima Sudirman no. 440
Kec. Kraksaan Kab. Probolinggo
Prov. Jawa Timur
Telp. (0335) 843076, 846428
Email: admin@kpu-probolinggokab.go.id

Peta Petunjuk Arah

Login

Scroll to top